Bukan Sekadar Aplikasi, Sekda Kolaka Dorong Perubahan Cara Kerja Pemerintahan di Era Digital.

Bukan Sekadar Aplikasi, Sekda Kolaka Dorong Perubahan Cara Kerja Pemerintahan di Era Digital.

Kolaka – Pemerintah Kabupaten Kolaka terus memperkuat komitmen dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pemerintahan. Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kolaka Akbar, S.Sos., M.M, saat membuka Forum Koordinasi Pemerintah Digital yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kolaka, diaula sasana praja. Selasa, (06/10)

Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi antarperangkat daerah sekaligus menyamakan persepsi dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan digital yang terarah, terpadu, aman, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda Kolaka menegaskan bahwa transformasi digital saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan bagian penting dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

“Pemerintah digital tidak dapat dimaknai hanya sebagai penggunaan aplikasi atau pemanfaatan teknologi. Pemerintah digital harus mampu mengubah cara pemerintah bekerja menjadi lebih terintegrasi, lebih efektif, lebih cepat, dan lebih berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan transformasi digital tidak dapat dibebankan hanya kepada satu perangkat daerah. Diperlukan keterlibatan dan kolaborasi seluruh perangkat daerah agar pengembangan aplikasi, pengelolaan data, penyelenggaraan layanan, pembangunan infrastruktur, penguatan keamanan, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia dapat berjalan secara selaras.

Pemerintah Kabupaten Kolaka sendiri telah menyusun Arsitektur dan Peta Rencana Pemerintah Digital Kabupaten Kolaka Tahun 2025–2030 sebagai salah satu pijakan dalam mengarahkan pelaksanaan transformasi digital di daerah.

Sekda juga meminta agar hasil evaluasi pemerintah digital tahun 2026 tidak hanya dipandang sebagai angka penilaian. Lebih dari itu, hasil evaluasi tersebut harus menjadi bahan refleksi untuk melihat sejauh mana kesiapan dan kematangan transformasi digital di Kabupaten Kolaka, sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperbaiki.

“Untuk itu, saya meminta kepada seluruh perangkat daerah agar mulai menempatkan pemerintah digital sebagai bagian dari perencanaan dan pelaksanaan tugas masing-masing, termasuk dalam penyusunan program, kegiatan, kebutuhan sumber daya, pengembangan kompetensi, serta pengelolaan layanan dan data,” ujarnya.

Forum Koordinasi Pemerintah Digital juga menghadirkan Bapak Tony Dwi Susanto, S.T., M.T., Ph.D., selaku ahli tata kelola IT yang juga menjadi bagian dari tim penyusunan kebijakan nasional pemerintah digital. Ia hadir sebagai narasumber untuk memberikan penguatan dan wawasan terkait arah transformasi digital pemerintahan.

Melalui forum tersebut, perangkat daerah diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri dalam mengembangkan sistem dan layanan digital. Sebaliknya, berbagai pengalaman, kendala, serta solusi dapat dibagikan sehingga persoalan yang dihadapi satu perangkat daerah dapat menjadi pembelajaran bagi perangkat daerah lainnya.

Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kolaka serta seluruh perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pemerintah digital.

“Transformasi digital bukan sekadar menghadirkan teknologi, tetapi membangun cara kerja pemerintahan yang lebih terintegrasi, efektif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Kolaka.” Tutupnya

SUMBER : DISKOMINFO KAB. KOLAKA